kisah ini terjadi saat aku berumur 17 tahun
sewaktu itu seluruh keluarga besar kami pulang kampung, karena pakde saya pesta menikahkan anaknya
sebut saja nama ku ogi
banyak orang bilang kalu tubuh ku tegap, dan banyak pula cewek yang mengejar2 ku
tapi sayang aku ini adalah seorang gay
pada saat jam menunjukan pukul 12.00 wib cuaca berubah menjadi panas
haduh karena tidak tahan aku mengajak paman ku untuk mandi di sungai yang lumayan jauh dari lokasi pesta
aku sengaja mengajak paman ku mandi karena aku ingin melihat kontolnya
setelah sampai di sungai paman ku langsung membuka bajunya sehingga dia tidak menggunakan sehelai benang pun di tubuhnya
kontolnya yang besar segera nongol
dan jantungku makin berdegup kencang melihat kontolnya itu
"ogi paman buang air besar di sana sebentar yan?????"
"iya paman!!"
saat paman ku buang air besar dia memegang-megang kontolnya pandangan ku selalu menuju ke arah kontolnya itu
tiba-tiba paman memanggilku
"ogi sinih sebentar "
"ea paman "
tiba-tiba ia menyuruh ku untuk mengisap putingnya yang sudah tegang dari tadi
"kamu mau gak ngisap puting paman "
aku belum sempat menjawab ia langsung menarik kepala ku menuju puting nya itu
aku pun langsung mengisap putingnya itu
"aghhh......aghhhhhh.....ststsstststststt aghhhhhhh....",desahnya
dia langsung melepaskan kepalaku dari putingnya
dan dia menyuruhkan untuk mengisap kontolnya
kontolnya begitu besar sehingga mulutku terasa penuh dengan kontolnya
setelah 5 menit mengisap kontolnya dia pun menyuruh ku untuk terlentang
begitu sakit yang kurasakan sehingga aku menjerit
tapi aku di halangi untuk menjerit karna paman ku mencipokku dengan erat
pada saat dia mengentotiku aku tidak membalas gerakan nya
"gerak sikit napa sih "
"baik paman "
akihrnya kami terhanyut dalam cinta ini
"ogi paman udah gakk tahannnn lagi ini "
"arggggg stttttt tsssssstssstssss ah "
"CROOOOOT.... CROTTTTTT CROOIT"
muncratan pejuhnya sangat banyak seperti orang yang tidak pernah di puaskan oleh istrinya
karna aku merasa belum puas dengan kentotannya aku langsung saja mengocok kontolnya dan kontolnya kembali mengeras
karna dia sudah tidak bertenaga lagi maka aku menaiki kontolnya
dan aku naik turun kan pantat kuh
"ahhhhh sssstt ahhhhhh",desahku
"udah gi paman gak kuat gi "
aku tak memperdulikan kata2 nya lagi aku tetap saja manaik turun kan pantat ku
dan akhir nya
"CROOOOOT.... CROTTTTTT CROOIT" pejuh nya kembali keluar dari lubang kontolnya
aku juga belum puas dan kembali aku jilati kontolnya sampai kontolnya menegang kembali
aku naiki lagi kontolnya aku naik naikan lubang pantat ku
5 kali ku lakukan adegan sepertii ini
dan akhirnya paman ku pingsan karna tidak kuat
akhirnya aku memutuskan untuk untuk mengentotinya
aku msukan kontolku ke lubangnya tak lama kemudian
aku ingin keluar
ku cabut kontol ku dari lubang pantat paman ku
aku masukan kontolku ke dalam mulut paman ku yang masih dalam keadaan pingsan tersebut
akirnya pejuh ku tertelan oleh nya
sampai sekarang saat kami pulang kampung sewaktu lebaran kami sering ke sungai itu untuk ngentot
TAMAT
Minggu, 14 Juli 2013
Sabtu, 13 Juli 2013
ngentot dalam warung
Perkenalkan nama ku joe aku adalah seorang gay. suatu ketika sesaat aku sedang menjaga warung milikk ibuku ada seorang pemuda namanya reno dia sedang membeli rokok di warungku pada saat itu reno hanya mengenakan celana boxer, pada saat itu reno memakainya terlalau kebawah sehingga bulu jembut nya seakan mengintip.
mata ku terus menatap kearah tonjolan yang sangat menepak di celana boxernya itu. saat aku memberikan rokok nya entah apa yang ada di pikiran ku tiba-tiba tangan ku langsung merayap ke tempat tonjolan tersebut
reno pun terkejut
"apa-apaan ni mas, mas mau dengan kontol ku "??
aku terkejut dan aku langsung mengiyakan nya.
tanpa basa basi reno langsung membuka celananya reno langsung menyuruhku untuk menghisap kontol miliknya itu
ukuran kontol reno cukup besar kira-kira 18 cm dan berdiameter 4 cm
reno menggerakan pantatnya maju mundur
"sini lobang pantat lo gue pengen cepet ngentot lo"
aku pun langsung nungging di depan reno
dengan sangat hati2 reno memasukan kontolnya ke dalam lubang ku
reno kesusahan memasukan kepala kontolnya tersebut aku pun membantu dengan melebarkan lubang ku
akhirnya sleeeep....... masuk juga
dan aku mulai menjerit
"akhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...........,adu ren sakit baget nihh "
reno tak memperdulikan ucapan ku, reno langsung tancap gas menggerakkan pantatnya maju mundur
"aghhhhh arghhhhh arghhhhh ren terus ren "
bekisar 15 menit kami ngentot
akhirnya reno memuncratkan spermanya
"sini mulut lo"
crot crot crooooooooooooooooooooooooooooooooooooooot..........
sperma reno memenuhi rongga mulut ku
sampai sekarang kami sering ngentot
kadang d rumah reno, di ladang atau malah di kuburan
kalau memang pas ngebet...........
mata ku terus menatap kearah tonjolan yang sangat menepak di celana boxernya itu. saat aku memberikan rokok nya entah apa yang ada di pikiran ku tiba-tiba tangan ku langsung merayap ke tempat tonjolan tersebut
reno pun terkejut
"apa-apaan ni mas, mas mau dengan kontol ku "??
aku terkejut dan aku langsung mengiyakan nya.
tanpa basa basi reno langsung membuka celananya reno langsung menyuruhku untuk menghisap kontol miliknya itu
ukuran kontol reno cukup besar kira-kira 18 cm dan berdiameter 4 cm
reno menggerakan pantatnya maju mundur
"sini lobang pantat lo gue pengen cepet ngentot lo"
aku pun langsung nungging di depan reno
dengan sangat hati2 reno memasukan kontolnya ke dalam lubang ku
reno kesusahan memasukan kepala kontolnya tersebut aku pun membantu dengan melebarkan lubang ku
akhirnya sleeeep....... masuk juga
dan aku mulai menjerit
"akhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh...........,adu ren sakit baget nihh "
reno tak memperdulikan ucapan ku, reno langsung tancap gas menggerakkan pantatnya maju mundur
"aghhhhh arghhhhh arghhhhh ren terus ren "
bekisar 15 menit kami ngentot
akhirnya reno memuncratkan spermanya
"sini mulut lo"
crot crot crooooooooooooooooooooooooooooooooooooooot..........
sperma reno memenuhi rongga mulut ku
sampai sekarang kami sering ngentot
kadang d rumah reno, di ladang atau malah di kuburan
kalau memang pas ngebet...........
Langganan:
Komentar (Atom)