Senin, 21 September 2015

IRHAM



Cerita ini bermula ketika teman ku yang bernama irham menginap di rumah selama seminggu karena orang tuaku pergi keluar kota selama sebulan.
Teman ku itu bernama irham orang nya sih biasa aja tubuhnya yang atletislah yang membuat aku tergila-gila kepadanya, Irham adalah lelaki normal tetapi dia sering menggodaku untuk menyentuh dan memegang Kontolnya,
I: “bud sini lah”
B: “apa”
I: “pegangin kontol gue lah, ngaceng berat nih”
B: “Anjing lu, pegang aja sendiri sampai lu puas”
Kami sering bercanda seperti itu
sampai akhirnya
suatu hari Irham datang ke rumahku untuk menginap selema seminggu sebelum dia mendapat kan tempat kos yang baru
otak mesum ku timbul, Aku punya ide untuk memuaskan birahi ku


HARI I (Menggunakan Obat Tidur)
           
aku menawarkan irham minuman
B : “Ham lu mau minum apa???”
I : “Terserah deh, asal jangan kencing lu”
B : “OK”
            aku pun membuat kan air jeruk untuk irham, kebetulan aku mempunyai obat tidur dengan dosis tinggi langsung saja aku haluskan 4 butir obat tidur dan aku masukan ke minuman irham
setelah irham meminumnya dia pun merasa ngantuk
I : “Gue kok ngantuk ya Bud?”, gue tidur dlu yah”
B : “yauda lu tidur gi “
            sebelum aku menjalan kan aksiku aku memeriksa apakah irham sudah benar-benar tidur atau belum dengan cara pura-pura membangunkannya, terang saja irham tidak bangun juga
pertama aku pegang kontolnya dari luar celananya irham pun mendesah
lalu aku telanjangi dia dan aku foto tubuh bugil dengan kontol ngaceng nya
lalu aku tuntun dia untuk ke kamar mandi
aku juga bertelanjang di kamar mandi, aku teringat kalau masih ada cocacola di kulkas ku
langsung aku ambil dan aku siramkan ke sekujur tubuh irham lalu aku jilat mulai dari kaki hingga kepala bekas coca cola tersebut
dibagian kepala kontolnya aku lumuri cokelat yang sudah cair bagaikan melahap permen aku menghisap kontolku, aku kebelet pipis, aku buka mulut irham aku masukkan kontol ku dan aku kencingkan di mulut irham, sepertinya irham kelojotan dengan air kencingku
lalu aku mandikan dia yang masih dalam keadaan tidak sadar tersebut, aku ambil sabun detol cair aku gosokan ke kontolnya sampai aku puas
aku gosok dengan sekuat tenaga dengan irama yang tidak beraturan, aku taruh tangan kiriku menggenggam keras batang kontol irham dan tangan kanan ku memutar mutar kepala kontolnya
kepala kontolnya semakin memerah sebelu dia mengeluarkan cairan spermanya, aku bersihkan terlebih dahulu kontolnya dari sabun yang menempel, lalu aku hisap kontolnya dan cairan itu pun tertumpah habis di dalam mulutku, sungguh cairan sperma yang begitu segar, lalu aku pasangkan kondom di kontolnya dan aku berikan pelumas di kontolnya lalu aku duduki kontolnya aku naikkan maju mundur pantat ku dan irham pun mendesah kenikmatan mungkin di dalam mimpinya dia sedang ngentot dengan gadis pujaan nya, semakin cepat aku gerakkan pantatku semakin cepat semakin cepaT dan akhirnya dia pun kembali mengeluarkan cairan sperma di dalam lubangku yang di halangi oleh kondom yang dikenakan nya. Aku lepaskan kodom tersebut dari kontolnya dan aku keluarkan sperma dari kondomnya dan aku masukan kedalam mulutnya, aku biarkan dia beristirahat 5 menit sebelu aku kerjai lagi, sambil aku memfotonya dari beberapa sisi, setelah itu aku ambil minyak jaitun yang aku simpan di kamar ku lalu aku olesin minyak jaitun tersebut ke kontolnya dengan maksut agar kontolnya bertambah panjang, besar , dan perkasa, dengan cara aku kocok kontolnya dengan minyak jaitun sebagai pelicinnya, lalu aku biarkan begitu saja sambil menggotongnya ke kamar sesekali aku kocok juga kontolnya, aku pakaikan semua bajunya dengan rapi dan aku balikan dia ke posisi semula dia berbaring, kurang lebih jam 21.45 dia terbangun dan berkata “ kenapa nih kok kontol ku sakit banget yah” aku diam saja dia pun mandi dan langsung tidur krmbali.

cerbung



Ini bermula saat aku berumur15 tahun, pada saat itu aku sedang berlibur di rumah pakde ku, pakde ku itu adalah seorang satpam di salah satu pabrik ternama di daerahnya, badan pakde ku bagus kekar walaupun umurnya berkisar 50-an tahun lah, tapi badan nya tetap kekar, pakde ku slalu berseragam satpam, tapi seragamnya berbeda dengan yang lain, satpam pada biasanya baju dan celananya selalu longggar, tapi pakde ku baju dan celananya ketat sehingga tonjolan kontolnya terlihat jelas begitu besar,
            Pakde setiap pagi selalu berdiri di pintu masuk kariawan untuk menjaga kariawan, biasanya setiapada kariawan yang masu, pakde selalu ramah tamah dan tersenyum, tapi ada juga kariawan perempuan yang lewat terkadang dengan sengaja meremas tonjolan kontol pakde ku hingga pakde ku mengerang “akhhhh mppppp” sambil membalas dengan meremas pantat perempuan itu.
            Siang hari aku mengintip pakde yang sedang berada di dalam posnya, pakde nampak begitu kenikmatan, terkadang terdengar suara pakde sambil mengerang kenikmatan “Akhhhh awww ngilu kena gigik mu” setelah aku selidiki rupanya kontol pakde ku sedang di hisap oleh seorang wanita kariawan di pabrik tersebut juga, melihat kejadian itu kontol ku pun menjadi Ngaceng, 10 menit telah berlalu desanhan pakde ku semakin cepat “ssstttt ahhhhh ahhhhh uhhhh ah, aku mau keluar nih”, perempuan itu pun menjawab “ jangan di mulutku yah mas, di luar aja sana gih,” pakde ku menghadap ke arah di mana tempat aku berada, tetapi pakde tidak mengetahui aku berada di siitu, pakde ku masih saja mengocok kontolnya itu sampai tiba-tiba ada air kental yang berwarna putih berkeluaran dari dalam kontol pakde, lalu pakde langsung kembali ke pos dan menyuruh perempuan itu untuk menjilat sekali saja kontol pakde, lalu pakde memberikan kepuasan pada wanita itu dengan cara pakde berjanji akan mngentotinya.
            Setelah kejadian itu selesai sorenya ketika jam 5 pakde pulang ke rumah, kebetulan bude sudah 2 hari berada di luar kota karena paman ku ingin menikahkan anaknya, pakdebertanya kepada ku “ren, bude mu kpan pulang katanya” aku menjawab “mana aku tau pakde”
tiba tiba kami berdua terdiam , aku melihat pakde sedang melihat hp nya dengan begitu seriusnya, lalu aku bertanya “pakde lihatin apaan sih,” pakde menjawab dengan santai “ah gk ada” tapi tonjolan kontol yang begitu jelas terlihat dari balik celana dalamnya, oia pakde ku ini di rumah tidak pernah mengenakan baju dan celana, dia hanya mengenakan celana dalam saja, terkadang dia hanya menggunakan sarung, tapi kalau sudah menggunakan sarung tidak pakai celana dalam, jadi setiap berjalan selalu saja ada yang mnonjol keluar.
            Hari ini adalah hari minggu di mana biasanya pakde libur, pakde hanya menggunakan sarung, seperti biasa kalu menggunakan sarung berarti tidak menggunakan celana dalam. Pakde berjalan- jalan di sekeliling rumah, rumah pakde di tembok tinggi jadi tidak ada satu orang pun yang bisa melihat apa yang sedang terjadi di dalam dan halaman rumah pakde luas, di situlah pakde beternak angsa, bebek, kuda, ayam.  Pakde padasaat itu tidak mengetahui kalau aku sedang mengikutinya aku lihat dia sedang duduk di bawah pohon sambil melihat sebuah video di hpnya dan mengelus2 elus kontol yang ada di dalam sarung, entah apa yang ada di otak pakde, aku tidak tahu apakah dia sedang horni berat atau gi mana, dia masuk ke kandang angsa dan menangkap 1 angsa betina di pegangnya erat angsa itu dan di masukannya kontolnya itu kedalam lobang angsa itu, “ah gila pakde ku” fikir ku, sekitar 5 menit berlalu aku mendengar suara pakde ku berkata “gila lobang angsa ini melibihi perawan, masih sebentar aku uda keluar katanya.
            Sore hari pun tiba, uwak ku berbicara kepada ku “ren mau uang gak????”, “yah mau lah pakde”, “pakde ajarin kamu ngentot yuk ren”,”hah ngentot pakde, Ngak ah pakde kita kan sama2 laki laki” awalnya aku pria normal bukan gay , “Gpp, nanti apa yang kamu minta pakde kasih deh,”,”tapi pakde reno mana tau yang begituan”,”yah makanya mau pakde ajarin”. Pakde ku ini rupanya bisex.
pakde memaksaku untukmencium bibirnya, menghisap pentilnya, semakin kebawah hampir aku ingin menghisap kontolnya, pakde menghentikan ku dan berkata. “sttt kamu harus pke sarung kaya pakde dulu yah,” aku pun memkai sarung dan aku di ajak keluar dari pekarangan rumah dan di bawa ke kebun sawit dekan rumah pakde, di sana banyak orang berlalu lalang, lalu pakde menyuruh ku menghisap kontolnya aku berkata” pakde ini tempat umum”, “gpp sensasinya lebih enak di sini”.aku hisap kontol pakde ku pakde ku berdesis “akhhhh akhhh akhhhh”, ada seorang lelaki dewasa kira2 umur 30an tahun lewat dan melihat pakde ku sedang mendesah, tappi orang itu tidak melihat ku, dia berkata “Ngapai pak disitu”, “ni lagi ngocok, kontol dah 2 hari gak dapet jatah istri”,”oh yauda pak, terusin aja sampek puas yah pak”,”ok”
            Setelah aku menghisap kontolnya dia langsung menelentangkan ku sambil berkat, “ren kalau sakit tahan yah” di tusukan nya dengan paksa kontolnya masuk  kedalam lobang ku “ahhhhhh sakit pakde” dia tidak peduli dia terus menggoyang lobang ku “ahhhahhah ahhhh mmmppppp ahhahah ahhahaahha ahahhaha ahhhhhhhh.
lama kelamaan aku menikmati sntuhan itu dan aku berkata “pakde kalau aku kepingin lagi”,”kamu bisa minta kapan aja dan di mana aja sama pakde”,”ok pakde “
            1 jam telah berlalu pakde pun menumpahkan spermanya di dalam anus ku,
sampainya di rumah kami langsung mandi, karena sakit yang kurasakan aku berfikir untuk mengocok kontol wawak ku sampai dia merasa lemas dan merasakn sakit juga, ku ambil sabun dan ku olesi sabun itu ke kontol pakde ku “Uda ren kamu mau ngocokin pakde, pakde uda capek”, “apa pakde lupa kata pakde kapan pun aku mau aku bisa dapat kan”. Pakde ku pasrah aku kocok kontolnya dengan sangat kuat dan pakde ku mendesah “aahhhh uhhhh ahhhh mmmppppp enak banget ahhhh ahhhh uhhhh ahhhahah mppppp uhhhh pakde gak tahan ren ahhhhh mppppp jangan di terusin ren ahhhh uhhh ren uda mmpppp ahhh sssttttttah uda ren ahhhahh ahhhh” dalam hati aku berfikir “mampus kau siksa angsa tadi, sekarang kau yang akan ku bikin lemas kaya angsa tadi”. Pakde ku masih mndesah karena kocokan ku” ahhhh ren pakde uda gak tahan ren ahhhh uhhhhh ahhhh ren uda rennnn udahhmmmppp ren ahhhhhhhhhhhhhhhhahhhh ahhhh” CRROOOOT CROOOT CROOOT CROT CROT CROT dengan terengah engah pakde ku mandi” hehehhehehh eheh hehhehhe”, belu m selesai dia mandi, aku mengambil sabun cair lagi dan aku gosokan ke seluruh badannya “ pakde reno aja yang nyabunin pakde yah”,”iya ren” ku sabuni mulai dari punggung di pentilnya sedikit aku cubit dan dia mendesah “ahhhhh” membuat aku semakin gila turut ke perutnya dan akhirnya sampek lagi di kontolnya,  aku mengelus kontolnya  pakdeku berkata “jangan ren, udaa pakde uda lemas kali ren”,”inget janji pakde, reno ketagihan karena kontol ini”, aku elus kontolnya jelas saja
ngaceng lagi, “gila ni orang, mulutnya bilang gk tapi kontolnya bilang iya”fikir ku “ahhh ren uda renn, ahahahah ahhh mppp ahhhh, rennnhhh uda renhhh ahhhh. Ren pakde uda gak kuat ren lang sung nembak lagi air maninya tapi kali ini tinggal sedikit CROT CROT,
            Kami selesai mandi, pakde ku aku suruh untuk gak pakai sehelai benang pun, dia rebahan  sambil menonton tv kepala ku, aku letakkan di atas perutnya sambil mengelus elus kontolnya lagi “ren uda yah ren jangan lagi”,”inget janji pakde” aku hisap kontolnya “uhhh ren ahhhh enak banget ren ahhhh uhhh ssttt ah uhhh stttt ah uhhh mmmppp ahhhh uhhh stttt ah sttt ah ssstt ah uhhhh” dan kembali nembak. Pakde ku dan aku tidur pada jam 2 pagi karena kami menghabiskan malam dengan menghisap kontol dan mengentot

BERSAMBUNG........