kisah ini bermula saat air d kotaku mati, aku pergi ke pemandiaan umum dekat rumah ku, biasanya kalau siang si sunyi jadi aku lebih suka mandi siang biar tidak terlalu padet, ketika aku ingin melewati titi kecil aku mendengar suara orang mendesah ku perlambat jalan ku dan ku intip ternyata om udin sedang mngocok kontol nya,
oia om udin adalah tetangga ku, yang sedang tidak akur dengan istrinya selama berbulan - bulan yah mungkin dia tidak pernah mendapat jatah ngentot dari istrinya sebelumnya,
aku tegor dia
"om ngapai kok desahannya sampai atas sih"..
"Ah enggak" muka memerah
kemudian aku turun ke bawah u dekati om udin dan ku pegang kontolnya
"ni kok keras om"
"iya udalama gak di kasih jata"
"uda om keluain aja"
aku pun meraih kontolnya dan mulai mengocoknya
"om jangan di sini yah nanti kita ketahuan"
kemudian dia mengajak ku ke sungai yang di himpit oleh bebatuan besar
aku lepasin semua pakaiannya
aku hisap kontolnya dan dia pun mendesah
"ahhhh mmmmfff ahhhh huuuuuhhh terus ren terus haaaahhh uhhhhhhhh ahhhh"
aku hisap terus sambil aku mainkan lida ku di lobang kencingnya
"ahhhhhh om uda gak tahan ahhhhh crooot croot croot"
begitu singkat dia sudah menembakkan spermanya ke mulutku, sperma itu tidaak aku telan langsung aku cium bibirnya dan aku muntahkan sperma dia ke dalam mulutnya
"om kalo mau yang lebih enak telan dulu nih sperma om"
dia pun langsung nurut, setelah di telan
"ada lagi yang lebih enak ren"
"ada om"
"apa tu"
"kentotin aku om"
'gimana caranya'
"masukin ke llobang pantat ku om"
"oke ayo kita coba'
aku langsung telentang sambil mengangkang dan om udin langsung memasukkan kontolnya itu ke dalam lobang ku
"akkkhhhh anjing om pelan dong sakit nih"
"ahhhhh gak peduli lobang mu melebihi memek perawan"
"ommm ahhhh ahhhh ommmm"
"yees ahhh sayannng enak sayanggg ouhhh"
kemudian dia menggendongku dan terus mengenjot ku posisi yang paling nikmat
"oohhhh ommm ohhhhhhh"
"yahhhh yahhhhh ouuuhhh mmmmffff"
'ooom terus om terus"
"iya sayang ooohhhhh ohhhh"
aku cium bibirnya aku gigit lembut
"mmmmmm cpk mmmmmm"
kemudian dia mengajakku untuk berdogy style
dia langsung memutar badan ku tanpa mengeluarkan kontolnya
sakitnya luar biasa akutampar dia
"anjing kok nampar ren, nih biar kamu makin kelojotan"
dia menggoyang ku semakin parah
"ooohhh yeeee ohhhhhh"
"oommm pelan pedih ooommmm"
"biayarin kamu yang ngajarin saya lebih buas kamu juga yang harus muasin saya"
"ahhhh ommmm ahhhhhhh"
"ooohhhh mau keluarnihhh ktanya"
aku langsung memberikan wajah ku
dan "crrroooooot crrroooot crrooot crooot, crooot crooot, crooot"
spermanya memenuhi wajah ku
dan sekarang aku sudah menikah dengan putrinya karena dorongan darinya, agar kami bisa terus melakukan hubungan yang indah ini
pernah sesekali kami menaruh obat tidur ke putrinya
aku ngentot putrinya dan om udin mengentoti ku ohhh sungguh indah malam itu
selesai